SMP Negeri 3 Batam Meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2019

Alhamdulillah, pada Malam Penganugerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2019 di Tanjungpinang, Senin (2/12/2019) malam, SMP Negeri 3 Batam terpilih satu dari 35 sekolah yang meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata.

Penghargaan diserahakan Plt. Gubernur Kepri H Isdianto, kepada masing-masing sekolah, yang dianggap berperan dalam menjaga lingkungan sekolahnya untuk kelangsungan hidup masa depan. Kepada seluruh masyarakat Kepri, Plt. Gubernur Isdianto juga menghimbau agar selalu bijak dalam menggunakan kantong plastik melalui langkah-langkah mengurangi penggunaannya secara tidak berlebihan.

“Karna jika kita tidak bijak menggunakannya, maka akan berdampak buruk bagi lingkungan termasuk bagi diri kita,” kata Isidanto pada Malam Penganugerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2019, dengan Tema “Diet Kantong Plastik di Hotel Comforta Tanjungpinang.

Menanggapi penghargaan Adiwiyata, Isdianto menyambut baik dan menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk konsentrasi Pemerintah terkait lingkungan, menjaga kelangsungan lingkungan tidak bisa sendiri, perlu kebersamaan dan keseriusan semua pihak.

“Jika kegiatan ini terus berlangsung dan di kembangkan lagi kedepan, kita yakin dan percaya masyarakat Kepulauan Riau akan sehat karna terjaga lingkungannya,” kata Isdianto.

Isdianto ingin, kedepan penghargaan ini di harapkan bukan hanya ada di tingkat sekolah namun juga ada di lingkup RT dan RW, karna dari sanalah setiap kegiatan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Lebih lanjut kata Isdianto, pencapaian penghargaan Adiwiyata ini merupakan bukti nyata bahwa sekolah telah menjawab 33 indikator dan 4 komponen penilaian yang digariskan dalam SK Kementerian LHK Nomor 52 Tahun 2019 tentang gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup disekolah.

“Saya ucapkan selamat atas penghargaan ini, saya berharap bentuk penghargaan ini bukanlah akhir dari pencapaian segalanya akan tetapi lebih kepada mewujudkan kesadaran diri secara holistik agar tiap harinya dapat peduli, berbudaya dan berwawasan lingkungan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas LHK Nilwan dalam laporannya mengatakan, pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas usaha dari sekolah dalam upaya perlindungan dan pengendalian Lingkungan dalam proses pembelajaran juga sebagai tanda bahwa sekolah telah memenuhi 4 komponen dari Adiwiyata serta dasar pelaksanaan dan pembinaan program Adiwiyata menuju tingkat Nasional.

Sebanyak 35 (Tiga Puluh Lima) Sekolah terpilih sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2019 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 1028 Tahun 2019, dengan rincian: kota Tanjungpinang (6 Sekolah), kota Batam (5 Sekolah) kabupaten Bintan (4 Sekolah), Kabupaten Karimun (4 Sekolah), Kabupaten kabupaten Lingga (6 Sekolah), kabupaten Natuna (6 Sekolah) dan kabupaten Kepulauan Anambas (5 Sekolah).

Dari hasil SK diatas, berada diperingkat satu adalah SDN 004 Tanjungpinang Barat, peringkat kedua didapat SDN 010 Tanjungpinang Barat dan untuk peringkat ketiga didapat SDN 009 Bukit Bestari (kota Tanjungpinang).

Kemudian untuk Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2019 Kepri diwakili oleh tiga sekolah yakni: SDN 001 TPI Barat, Tanjungpinang; SDN 005 Singkep Pesisir Lingga; dan SMPN 1 Palmatak Kepulauan Anambas. Dan untuk Penghargaan Adiwiyata Mandiri (Tingkat Tertinggi) didapat oleh SMAN 1 Toapaya Kabupaten Bintan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Kepri Lis Darmansyah, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza, Kadis Pendidikan M Dali, Kadis PP Misni, Kadis Sosial Doli Boniara, Kadispora Maifrizon, Kaban Kesbangpol Lamidi, Kaban Kepegawaian Firdaus, Karo Kesra Aiyub, Karo Ortal Ani Lindawaty, tokoh masyarakat beserta tamu undangan lainnya.

Penulis:Redaksi

Sumber: Presmedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.