Wakil Walikota Batam Letakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid SMPN 3 Batam

BATAM, POSMETRO.CO: Tidak dapat menampung jumlah jemaah lebis besar khususnya para pelajar. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Batam, membangun masjid yang lebih luas di area sekolah tersebut. 

Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid di SMPN 3 Batam di Sekupang, Rabu (7/2) oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, yang saat acara juga dihadiri Wakil Ketua II DPRD Batam, Iman Sutiawan dan Kepala Dinas Pendidikan Koata Batam, Muslim Bidin.

Diharapkan masjid baru ini, mengganti bangunan masjid lama yang sudah tidak cukup menampung seluruh siswa.

“Panitia tidak perlu khawatir tempat ibadah ini pasti selesai dibangun. Cepat atau lambat itu masalah waktu saja. Kita imbau orangtua siswa untuk ikut menyumbang, ini investasi kita di akhirat,” pintanya.

Terkait pembangunan mesjid tidak lepas dari tiga kecerdasan yakni intelektual, emosional, dan spiritual. Hal ini yang merupakan satu dari tiga jenis kecerdasan yang harus diberikan kepada generasi penerus.

“Jadi harus ada keseimbangan tiga kecerdasan ini. Merupakan pondasi untuk membangun kecerdasan tadi bagi para pelajar kita,” ujar Amsakar.

Di lokasi yang sama, Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Muhammad Musofa menyatakan, masjid baru berkapasitas lebih besar dari yang lama hanya 100 orang. Bangunan yang besar sangat dibutuhkan para pelajar di SMPN 3 dalam menjalankan ibadahnya.  

“Setidaknya sekolah disediakan fasilitas untuk anak salat. Kita tahu SMPN 3 full day, kita harus fasilitasi anak kita untuk salat zuhur dan ashar,” jelasnya. 

Sangat disayangkan jika waktu Jumat, para pelajar tersebar di mana-mana untuk beribadah. Bahkan, pihak sekolah tidak bisa mengontrol apakah mereka mengerjakan shalat Jumat atau tidak.

“Jadi kita tidak mau seperti itu dilepas begitu saja. Kalau mesjid ini rampung mereka tidak perlu lagi keluar,” kata Musofa.

Menurutnya saat ini sudah terkumpul Rp 100 juta lebih untuk pembangunan masjid tersebut. Dana tersebut dikumpulkan dalam kurun waktu satu bulan, sejak proposal disebarkan ke orangtua siswa. 

Ia menegaskan tidak ada pungutan liar. Hasil yang didapat murni dari luar, tanpa paksaan.

“Saat ini jumlah siswa SMPN 3 Batam 1.386 orang. Mesjid yang lama tidak tertampung hanya bisa 100 orang. Kita berharap mesjid baru bisa menampung murid yang ada saat shalat,” harap Kepala Sekolah SMPN 3 Batam, Wiwik Darmayanti. (hbb)

Sumber:
http://www.posmetro.co/read/2018/02/07/7225/Wakil-Walikota-Batam-Letakan-Batu-Pertama-Pembangunan-Mesjid-SMPN-3-Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *