Tunas Harapan Cukur GBC Cendana 7-0

BATAM (BP) – Pertandingan di grup B yang mempertemukan Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Harapan melawan SSB GBC Cendana menjadi laga pembuka Liga Sanford PSSI Batam U-14.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Sei Harapan, Sekupang, Sabtu (4/3) ini Tunas Harapan mencukur GBC Cendana dengan skor telak 7-0. Laga yang berjalan 2×30 menit ini sedikit tertunda akibat hujan deras yang mengguyur lapangan. Penyerang Tunas Harapan, Joshua membuka keran gol. Tepatnya pada menit 5, tendangan kerasnya tidak bisa dijangkau penjaga gawang GBC Cendana, Hanif. Skor 1-0 untuk Tunas Harapan. Selang 5 menit kemudian, gelandang sayap kanan Tunas Harapan, Raffi menggandakan kedudukan menjadi 2-0 melalui tendangan melambungnya yang melewati penjaga gawang Hanif.

Permainan pada babak pertama didominasi sepenuhnya oleh anak-anak Tunas Harapan. Berkali-kali Joshua cs menggempur pertahanan GBC Cendana. Anak-anak GBC Cendana tidak diberi ruang sedikitpun untuk mengembangkan permainan. Gelandang tengah Tunas Harapan, Haikal memperlebar skor menjadi 3-0 pada menit 20. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Lapangan yang tergenang air menyulitkan kedua kesebelasan untuk mengembangkan permainan dan memperagakan umpan-umpan pendek. Namun, anak-anak Tunas Harapan lebih jeli memanfaatkan kondisi lapangan yang becek ini. Pada menit 40, gelandang Tunas Harapan, Aji menjebol gawang GBC Cendana. Skor 4-0 untuk Tunas Harapan. Kembali, penjaga gawang GBC Cendana ini harus rela memungut bola yang bersarang di gawangnya. Kali ini, kapten Tunas Harapan, Algi mencetak gol indah dari jarak 25 meter dengan tendangan kerasnya pada menit 50. Skor 5-0 untuk Tunas Harapan.

Algi kembali mencetak brace pada menit 55 juga melalui tendangan kerasnya yang tidak bisa diamankan Hanif. Skor 6-0 untuk Tunas Harapan. Selang satu menit kemudian, Haikal juga mencetak brace. Skor 7-0 menutup jalannya laga. Pelatih GBC Cendana, Hendi menyebut faktor lapangan yang tergenang air menjadi penyebab kekalahan timnya. “Anak-anak jadi sering kehilangan bola dan kontrol bola buruk,” ujar Hendi.

Meskipun kecewa dengan hasil di laga pertama ini, ia tetap optimis, anak asuhnya bisa bangkit di pertandingan selanjutnya. “Pertandingan kedepannya, kita akan memperbaiki kerjasama dan konsentrasi pemain,” katanya. Sementara itu, pelatih Tunas Harapan, Yusuf sangat puas dengan penampilan dan hasil ini. “Ini berkat matangnya persiapan yang kita lakukan,” imbuh Yusuf. Meski berhasil menang telak, ia tetap mewaspadai tim-tim peserta lainnya. “Dengan kerja keras, disiplin dan main ngotot, kita siap melawan tim lawan siapapun,” koarnya. Sedangkan pada pertandingan lainnya di grup A, SSB Blue Eagle harus mengakui kekalahannya setelah ditumbangkan FQ Junior dengan skor 4-7.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) PSSI Batam, Rustam Efendi mengatakan, Liga Sanford PSSI Batam U-14 ini merupakan kompetisi liga pertama yang ada di Kepri. “Dengan kompetisi ini mudah-mudahan muncul bibit pemain muda Kota Batam yang potensial.” kata Rustam. Ia pun mengaku bangga, bahwa ada 18 pemain asal Batam dari 25 pemain se-Kepri yang lolos seleksi pemain Timnas U-19 tahap pertama yang digelar Kamis (2/3) kemarin. “Ini membuktikan, kualitas pemain sepakbola Batam masih unggul dibanding kota atau kabupaten se-Kepri, mudah-mudahan anank-anak U-14 ini bisa mencontoh senior mereka dan saya harap ada pemain Batam yang dipilih langsung pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri untuk menjadi pemain inti timnas,” ungkapnya. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad secara resmi membuka liga yang berlangsung sampai 14 Mei 2017 ini. “Selamat bertanding dan mudah-mudahan kompetisi ini melahirkan bakat-bakat sepakbola handal Batam di masa depan,” pungkasnya. (cr16)

Sumber : Batam Pos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *